Temu Pendidik Nusantara 2026: Dongkrak Kualitas Guru Tanah Datar Hadapi Tantangan Era Digital

mbminvestigasi.com | Temu Pendidik Nusantara 2026: Dongkrak Kualitas Guru Tanah Datar Hadapi Tantangan Era Digital

MBMINVESTIGASI.COM,Batusangkar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mendukung penuh pelaksanaan Temu Pendidik Nusantara (TPN) tahun 2026. Kegiatan yang digagas Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) Kabupaten Tanah Datar berlangsung di Gedung Nasional Maharajo Dirajo, Batusangkar pada Sabtu (18/7), menjadi wadah strategis bagi para pendidik untuk memperkuat kompetensi dan membangun jejaring kerja sama.

Acara yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB ini dihadiri ratusan peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD, SMP hingga SLTA se-Tanah Datar. Hadir pula Wakil Ketua Komisi I DPRD Tanah Datar Adib Fadhil, Asisten I Pemerintahan Jasrinaldi, S.H., S.Sos., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dr. Alfi Hidayati, M.Pd., serta jajaran pengurus KGBN yang dipimpin Gusti Indri Yeni, S.Pd. dan Siti Rohmah, S.Pd.

Temu Pendidik Nusantara merupakan agenda tahunan yang dirancang untuk mempertemukan tenaga pendidik dalam berbagi pengalaman praktis, memperluas kerja sama, serta meningkatkan kemampuan menghadapi dinamika pendidikan masa kini. Kegiatan ini diharapkan melahirkan ide-ide baru dalam pembelajaran guna mendongkrak mutu pendidikan di daerah.

Sejumlah narasumber hadir berbagi wawasan, antara lain Adib Fadhil, Dr. Alfi Hidayati, serta praktisi pendidikan Evani Yudistri (UPT SDN 18 Sungai Tarab), Okta Vitri Nupus (SMA Lintau), dan Sulastri, A.

Dalam arahannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dr. Alfi Hidayati mengingatkan agar para guru senantiasa memelihara semangat belajar sepanjang hayat. “Guru harus berani berubah dan mampu bersaing secara global dengan terus menambah wawasan. Mengacu pada falsafah Minangkabau Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, mari kita terapkan prinsip 3S: sukses dalam perencanaan, pelaksanaan, maupun hasil pembelajaran,” tegasnya.

Sementara itu, Asisten I Jasrinaldi menekankan bahwa pendidikan adalah pondasi utama kemajuan suatu daerah. “Membangun peradaban yang lebih unggul berawal dari upaya mencerdaskan bangsa. Pendidikan adalah kunci utama untuk membawa Tanah Datar melangkah lebih maju,” ujarnya.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Adib Fadhil juga menegaskan dukungan lembaga legislatif terhadap dunia pendidikan melalui fungsi anggaran dan penampungan aspirasi. “Kami akan terus menjembatani kebutuhan dunia pendidikan. Pemanfaatan teknologi harus dioptimalkan, namun ketertiban administrasi juga tidak boleh diabaikan,” tandasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar berharap terbentuk budaya belajar dan berinovasi yang berkelanjutan di kalangan pendidik. Semangat “Guru Belajar” diharapkan melahirkan sistem pendidikan yang adaptif, berkualitas, dan mampu mencetak generasi muda Tanah Datar yang tangguh, berkarakter luhur, serta berdaya saing tinggi.(TN)