Mbminvestigasi.com

Cepat, Tepat Dan Akurat

Mbminvestigasi.com | Dikbud Tanah Datar: Festival Boleh Berlangsung, Tapi Jam Belajar Anak Tak Boleh Terganggu

Dikbud Tanah Datar: Festival Boleh Berlangsung, Tapi Jam Belajar Anak Tak Boleh Terganggu

Mbminvestigasi.com | Dikbud Tanah Datar: Festival Boleh Berlangsung, Tapi Jam Belajar Anak Tak Boleh Terganggu

MBMINVESTIGASI.COM, TANAH DATAR — Pelaksanaan kegiatan festival yang berbarengan dengan masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di Kabupaten Tanah Datar memunculkan sorotan publik, terutama setelah diketahui salah satu lomba melibatkan anak jenjang PAUD dan TK. Menanggapi hal ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menetapkan sikap tegas: kegiatan masyarakat boleh berjalan, namun jam belajar siswa tidak boleh terganggu sedikit pun.

Kepala Dinas Dikbud Tanah Datar, Dr. Alfi Hidayati, M.Pd., menyampaikan bahwa penyelenggaraan festival sejatinya telah direncanakan jauh sebelumnya dan pihak pengelola sudah berkoordinasi dengan instansi terkait. Oleh karena itu, kegiatan tersebut tetap berlangsung.

“Seperti yang telah disampaikan pengelola, kegiatan ini sudah dirancang sejak lama dan koordinasi dengan dinas terkait sudah dilakukan, sehingga tetap dilaksanakan,” ungkap Alfi.

Meski demikian, muncul perhatian khusus pada salah satu agenda, yakni Lomba Mewarnai yang melibatkan siswa PAUD dan TK di tengah masa PJJ. Dinas segera menindaklanjuti dengan mengatur ulang jadwal agar tidak berbenturan dengan jam belajar.

“Terkait lomba mewarnai yang melibatkan anak PAUD dan TK, kami telah berkoordinasi dan pelaksanaannya dipindahkan ke luar jam PJJ,” tegasnya.

Dinas juga menjelaskan bahwa mengeluarkan surat peringatan langsung kepada penyelenggara bukan kewenangan instansinya. Kendati demikian, pengawasan tetap diperketat. Sekolah-sekolah akan kembali diingatkan untuk menjalankan pembelajaran daring sesuai surat edaran yang berlaku.

“Kami akan kembali menghimbau sekolah agar mematuhi ketentuan belajar jarak jauh,” tambah Alfi.

Selain itu, pemantauan keberadaan siswa selama masa PJJ juga akan diperketat. Fokus utama bukan melarang kegiatan, melainkan memastikan anak-anak tidak terjebak di antara dua kepentingan yang seharusnya dapat diatur dengan baik.

Jadwal kegiatan dapat disesuaikan dan diubah, namun waktu belajar anak tidak boleh dikorbankan demi kepentingan mana pun. ( TN )