MBMINVESTIGASI.COM,Batusangkar – Suasana di lingkungan internal Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Tanah Datar mulai bergejolak. Sejumlah kader di tingkat akar rumput menyuarakan kekhawatiran atas absennya agenda pertemuan dan penguatan organisasi yang sudah berlangsung hampir delapan bulan lamanya.
Ketiadaan forum resmi tersebut memicu berbagai tanda tanya di kalangan kader terkait kelanjutan aktivitas maupun arah kebijakan partai di masa mendatang. Mereka meminta kepengurusan segera membuka ruang rapat guna menyamakan persepsi serta mengevaluasi seluruh rencana kerja yang seharusnya berjalan.
“Pertemuan rutin adalah kebutuhan mutlak sebuah organisasi, supaya komunikasi antar pengurus tetap terjalin dan tak menimbulkan spekulasi yang tak berdasar. Ini satu-satunya cara menjaga kekompakan dan menyamakan langkah. Kalau dibiarkan begitu lama tanpa pertemuan resmi, wajar jika kader banyak yang bertanya-tanya,” ungkap salah satu kader yang enggan disebutkan identitasnya saat ditemui awak media pada Senin (23/7/2026).
Merespons hal ini, Sekretaris DPD PAN Tanah Datar Iswandi Putra, A.Md., membenarkan fakta bahwa selama delapan bulan terakhir belum terselenggara pertemuan internal di lingkungan pengurus daerah.
“Benar, sampai saat ini DPD PAN Tanah Datar memang belum melaksanakan pertemuan internal selama delapan bulan terakhir,” konfirmasinya lewat pesan singkat kepada awak media.
Iswandi menjelaskan bahwa kondisi ini terjadi karena kepengurusan saat ini sedang berada dalam masa transisi. Menurutnya, arahan dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sumatera Barat meminta mereka segera menyusun struktur kepengurusan yang baru.
“Ke depannya kami akan mengevaluasi secara menyeluruh setiap kegiatan partai di Tanah Datar, termasuk pengembalian keteraturan pertemuan internal,” tambahnya. (TN)




