Seribu Pohon untuk Nagari Perambahan: Langkah Mulia, Tapi Terasa Berjalan Sendirian

mbminvestigasi.com | Seribu Pohon untuk Nagari Perambahan: Langkah Mulia, Tapi Terasa Berjalan Sendirian

mbminvestigasi.com Tanah Datar, 12 Juni 2026 – Kepala Kepolisian Resor Tanah Datar AKBP Dr Nur Ichsan Dwi Septiyanto SH.SIK.MIK. menggagas program penanaman seribu pohon di Nagari Perambahan, Kecamatan Lima Kaum. Kegiatan ini digelar sebagai upaya pemulihan lingkungan sekaligus penguatan wilayah yang setahun silam sempat terparah terkena bencana galodo. Tujuannya jelas dan sangat tepat, mengingat kebutuhan menjaga kestabilan tanah dan sumber air di daerah tersebut sangat mendesak.

Namun, pengamatan langsung di lokasi mengungkapkan kenyataan yang perlu menjadi perhatian bersama. Kegiatan yang seharusnya menjadi tanggung jawab kolektif ini justru terasa minim dukungan dari berbagai unsur terkait. Kehadiran perwakilan instansi dan tokoh masyarakat tidak mencerminkan besarnya tujuan yang ingin dicapai.

Dari jajaran Forkopimda dan dinas teknis, hanya dihadiri oleh Sekretaris Daerah Tanah Datar Abdurrahman Hadi.M.SI.MSI serta perwakilan Kodim 0307. Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kehutanan, maupun instansi lain yang memiliki keahlian dan anggaran di bidang penghijauan tidak tampak hadir secara penuh untuk memberikan arahan teknis maupun komitmen lanjutan.

Keterlibatan masyarakat setempat pun belum terlihat secara luas dan antusias. Yang tercatat hadir hanyalah Wali Nagari Perambahan, sejumlah mahasiswa STAIN Muhammad Yunus Batusangkar, anggota Pramuka Saka Bhayangkara, jajaran Polres Tanah Datar, dan awak media. Kondisi ini menimbulkan kesan bahwa program mulia ini seolah digerakkan dan ditanggung sendiri oleh satu pihak saja.

Perlu diingat, keberhasilan penghijauan tidak diukur dari banyaknya bibit yang tertancap dalam sehari. Yang paling penting adalah apakah pohon-pohon itu tumbuh subur, terawat, dan mampu berfungsi sebagai penahan tanah serta pencegah bencana di masa mendatang. Tanpa dukungan teknis dan pengawasan berkelanjutan, risikonya kegiatan ini hanya akan menjadi seremonial sesaat.

mbminvestigasi.com | Seribu Pohon untuk Nagari Perambahan: Langkah Mulia, Tapi Terasa Berjalan Sendirian

Nagari Perambahan baru saja bangkit dari duka dan kerusakan akibat galodo. Langkah yang diambil Kapolres sudah berada di jalur yang benar, namun akan jauh lebih bermakna jika dijadikan milik bersama. Semua unsur pemerintahan, mulai dari tingkat kabupaten hingga nagari, wajib merasa memiliki dan bertanggung jawab atas keberhasilan program ini.

Ini menjadi panggilan koreksi bagi seluruh pihak di Tanah Datar dan Sumatera Barat pada umumnya. Jangan biarkan niat baik berhenti hanya di hari pelaksanaan. Mari bersatu padu, berbagi peran, dan menjaga setiap pohon yang ditanam agar benar-benar menjadi benteng pelindung bagi keselamatan dan masa depan warga Nagari Perambahan.(YR)