MBMINVESTIGASI.COM,JAKARTA UTARA – Dewan Pimpinan Wilayah Perkumpulan Peduli Nusantara Tunggal (PPNT) Jakarta Utara resmi menggelar dua agenda utama sekaligus: Pengukuhan Pengurus Masa Bakti Baru serta Dialog Publik, yang disandingkan dengan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Acara dihadiri perwakilan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara (Kesbangpol), jajaran Polres Metro Jakarta Utara (diwakili Kapolsek Koja), pimpinan ormas dan LSM, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen warga.

Dalam sambutannya, Ketua DPW PPNT Jakarta Utara yang baru dikukuhkan, H. Ridho Widodo, di kantor Aula PMI lantai 3 sabtu 11/7/2026 menegaskan arah kerja organisasi:
“PPNT berfokus pada advokasi kebijakan publik. Ke depannya kami akan bergerak mendampingi warga yang mengalami kesulitan akses pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga penyelesaian masalah kepesertaan BPJS. Kegiatan sosial seperti donor darah, senam sehat, dan bazar UMKM adalah wujud kepedulian nyata kami di tengah masyarakat.”
Sesi Dialog Publik mengangkat tema krusial: “Menggagas DPRD Tingkat II di Jakarta Pasca Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024”. Narasumber mengajukan usulan strategis berupa uji materi ke Mahkamah Konstitusi, guna memastikan hak perwakilan rakyat di setiap wilayah administrasi Jakarta terpenuhi setara dengan daerah lain.
Diketahui PPNT berdiri sejak tahun 1985, semula dipimpin tokoh bangsa Bapak Rias Rasyid dan Bapak Budiono, dan kini berada di bawah kepemimpinan Ketua Umum Bapak Arthur Noija, SE, SH.M.H.
DPW PPNT Jakarta Utara resmi dikukuhkan! Beriringan dengan dialog publik bahas usulan DPRD Tingkat II pasca UU No.2/2024.

Fokus utama: advokasi kebijakan publik demi akses pendidikan, kesehatan, dan perlindungan hak warga. Didukung pemerintah daerah, kepolisian, dan elemen masyarakat.
(Andi Supriyanto/Red)




