MBMINVESTIGASI.COM, KEDIRI KOTA – Kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih ditunjukkan Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., dengan menyerahkan bantuan tandon dan air bersih kepada warga Desa Ponggok, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Rabu (28/10/2026).
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis di Mushola Al-Banna, Desa Ponggok, sebagai bentuk kepedulian Polres Kediri Kota terhadap kebutuhan dasar masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan antara Polri dan warga melalui pendekatan humanis.
Sebelum penyerahan bantuan, Kapolres bersama jajaran terlebih dahulu menggelar kegiatan ngopi bareng dan cangkruk kamtibmas di Kantor Desa Ponggok, mulai pukul 10.30 WIB. Kegiatan ini menjadi ruang dialog langsung antara kepolisian, perangkat desa, dan masyarakat untuk menyerap aspirasi sekaligus membahas situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Ops Kompol Iwan Setyo Budhi, Kasat Intelkam AKP Laksono Setiawan, Kasat Reskrim AKP Achmad Elyasarif Martadinata, Kasat Lantas AKP Septia Intan Putri, Kasat Samapta AKP Agung Saifudin, Kapolsek Mojo IPTU Mahmud Satriawan, Plt. Camat Mojo H. Moh. Nurul Hasan, Kepala Desa Ponggok Yoyok Dudi, serta Bhabinkamtibmas, Babinsa, perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, anggota BPD, perwakilan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) se-Kecamatan Mojo, dan warga setempat.
Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto menjelaskan, bantuan tersebut berawal dari informasi Bhabinkamtibmas Desa Ponggok mengenai kondisi warga yang mengalami kekeringan dan kesulitan mendapatkan air bersih.
Menindaklanjuti informasi tersebut, pihaknya berkoordinasi dengan jajaran untuk mengidentifikasi bentuk bantuan yang dapat diberikan kepada masyarakat.
“Beberapa waktu lalu saya bertemu Bhabinkamtibmas Desa Ponggok dan mendapat informasi bahwa warga mengalami kekeringan serta krisis air bersih. Kami kemudian mengumpulkan anggota untuk membahas apa yang bisa kami bantu, sehingga diputuskan memberikan bantuan tandon dan air bersih,” ungkap Kapolres.
Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan warga, terutama di tengah kondisi sulitnya mendapatkan air bersih.
Kapolres juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga komunikasi dan sinergi dengan kepolisian. Apabila menghadapi persoalan di lingkungan desa, warga dapat menyampaikannya melalui kepala desa maupun Bhabinkamtibmas agar dapat dicarikan solusi bersama.
“Kami berharap sinergitas ini terus terjalin bersama Bhabinkamtibmas Desa Ponggok. Mari kita jaga situasi kamtibmas bersama-sama,” pesannya.
Kepala Desa Ponggok, Yoyok Dudi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan Polres Kediri Kota kepada warganya.
Ia mengatakan, masyarakat Desa Ponggok memang membutuhkan dukungan air bersih. Karena itu, bantuan tandon dan penyaluran air bersih diharapkan dapat membantu meringankan kesulitan yang tengah dihadapi warga.
Atas nama masyarakat desa, ia juga berharap persoalan krisis air bersih di wilayahnya segera teratasi sehingga kebutuhan sehari-hari warga dapat terpenuhi dengan lebih baik.
Selain menyerahkan bantuan, Kapolres Kediri Kota memanfaatkan kegiatan ngopi bareng untuk berdialog langsung dengan perangkat desa dan masyarakat. Melalui suasana santai dan terbuka, warga diberi kesempatan menyampaikan aspirasi, masukan, serta persoalan yang membutuhkan perhatian kepolisian.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 apabila mengetahui kejadian menonjol atau membutuhkan bantuan kepolisian.
Layanan tersebut dapat digunakan untuk menyampaikan laporan sehingga petugas terdekat, termasuk personel Polsek Mojo, dapat segera merespons sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan.
Kapolres juga menanggapi aspirasi kepala desa terkait pelayanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM). Ia mempersilakan masyarakat berkoordinasi melalui Bhabinkamtibmas untuk memperoleh informasi dan arahan mengenai prosedur resmi, sehingga proses pengurusan SIM dilakukan sesuai ketentuan dan terhindar dari praktik percaloan.
Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membangun komunikasi, mendengarkan kebutuhan warga, serta memperkuat kepercayaan melalui pelayanan yang responsif.
Kegiatan tersebut sejalan dengan semangat *“Polisi Bersama Masyarakat”*, yakni mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Melalui penyaluran bantuan air bersih dan kegiatan cangkruk kamtibmas ini, Polres Kediri Kota menunjukkan bahwa kepedulian terhadap masyarakat dapat diwujudkan melalui tindakan nyata, sesuai kebutuhan warga di lapangan.
Kolaborasi antara kepolisian, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga diharapkan terus terjaga, baik dalam membantu mengatasi persoalan sosial maupun menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Bantuan tandon dan air bersih di Desa Ponggok menjadi wujud kehadiran Polri yang tidak hanya berfokus pada pemeliharaan kamtibmas, tetapi juga berupaya hadir membantu masyarakat ketika menghadapi kesulitan.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, sinergi tersebut diharapkan membawa manfaat bagi warga sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat. (Arya78)













