MBMINVESTIGASI.COM, Jakarta- “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un” Yang disampaikan seluruh cabang dan ranting Keluarga Pencak Silat Nusantara (KPSN), meninggalkan kisah mendalam._doa akhir Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin yang terucap dari sahabat/Saudara seperguruan KPSN “Drs. Syahrudin Darwis,M.Pd” Sekaligus Dewan Guru KPSN, menceritakan Lebih dari setengah abad persaudaraan di dalam Pembinaan Pencak Silat adalah anugerah yang sangat jarang ditemui. Bukan sekadar lama waktu yang dijalani, melainkan ketulusan yang tak tergoyahkan, kesetiaan yang tak luntur oleh waktu, dan kebersamaan yang dibangun di atas dasar cinta karena Allah.
Beliau *H. Wawan Setiawan – Ketua Dewan Guru KPSN* telah mendahului kita pulang. Namun apa yang beliau tinggalkan jauh lebih besar daripada sekadar kenangan. Beliau mengajarkan bahwa kepemimpinan sejati adalah melayani dengan hati, bahwa kekuatan sejati adalah kelembutan yang tetap teguh, dan bahwa kebaikan yang ditanam akan terus tumbuh meski penanamnya telah tiada.
Persaudaraan yang terjalin selama puluhan tahun ini insyaallah menjadi amal jariyah yang tak terputus. Allah Maha Mengetahui betapa indahnya ikatan yang diikat bukan oleh kepentingan dunia, melainkan oleh cita-cita luhur menjaga warisan leluhur dan membangun manusia yang berbudi luhur.
Semoga Allah SWT mengampuni segala khilafnya, menerima seluruh amal, ilmu, dan pengabdiannya sebagai amal yang pahalanya tak terputus, serta menempatkannya di surga-Nya bersama orang-orang yang dicintai-Nya.
Dan semoga ikatan persaudaraan yang telah dibangun tetap dijaga, tetap dijalankan, dan tetap menjadi cahaya bagi sesepuh, saudara, dan sahabat yang beliau cintai.
Kelak kita akan menyusul, dan insyaallah di tempat yang tak ada perpisahan lagi, kita akan dipertemukan kembali. Semoga menjadi doa yang mengalir terus untuk almarhum. Al-Fatihah.
Begitu juga ucapan yang terucap oleh Pengprov Keluarga Pencak Silat Nusantara (KPSN) Jawa Barat dan Ranting Duren Sawit. Kata Innalillahi wa innailaihi rojiun terus mengenai untuk H. Wawan Setiawan bin H. Memed Sulaeman yang mengembuskan napas terakhirnya pada pukul 03.52 WIB di RS Mekarsari.

Bang Luthfi (BL) & Pengprov KPSN Jawa Barat mengucapakan terima kasih atas segala ilmu, dedikasi, dan bimbingan yang telah diberikan untuk pengembangan pencak silat Nusantara. Jasa-jasa almarhum akan selalu abadi di hati kami. mari kita doakan bersama semoga Alm mendapatkan tempat terindah di sisi Allah SWT. Itulah Hormat besar Pengprov Keluarga Pencak Silat Nusantara (KPSN) Jawa Barat yang disampaikan. (FR)













