Mbminvestigasi.com

Cepat, Tepat Dan Akurat

Festival Budaya Nusantara 2026 di Gedung Juang Bekasi, Makan Bajamba Jadi Simbol Kebersamaan

Mbminvestigasi.com | Festival Budaya Nusantara 2026 di Gedung Juang Bekasi, Makan Bajamba Jadi Simbol Kebersamaan

MBMINVESTIGASI.COM, BEKASI, 30 Agustus 2026 — Bundo Kandung Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kabupaten Bekasi menggelar Festival dan Pagelaran Budaya Nusantara 2026 di Gedung Juang 45, Tambun, Kabupaten Bekasi. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pelestarian budaya Minangkabau sekaligus mempererat silaturahmi masyarakat Minang di perantauan.

Festival yang berlangsung meriah itu dibuka oleh Ketua Bundo Kandung IKM Kabupaten Bekasi, Devi Alveri. Dalam sambutannya, Devi mengapresiasi konsistensi para Bundo Kandung dalam menjaga dan memperkenalkan nilai-nilai budaya Minangkabau di tengah kehidupan masyarakat yang semakin beragam.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Bundo Kandung DPP IKM, Wirna B. Tanjung, S.Pd., M.Pd., serta Bundo Herlina Hasan Basri. Kehadiran tokoh dari tingkat pusat itu turut memberikan dukungan terhadap kegiatan kebudayaan yang digelar Bundo Kandung IKM Kabupaten Bekasi.

Salah satu rangkaian kegiatan yang menjadi perhatian adalah Makan Bajamba, tradisi makan bersama masyarakat Minangkabau. Para tamu dan peserta duduk bersama dalam satu lingkaran, menikmati hidangan yang disajikan di atas dulang.

Makan Bajamba tidak sekadar menjadi tradisi kuliner, tetapi juga mengandung pesan sosial tentang kebersamaan, kesetaraan, dan penghormatan terhadap sesama. Tradisi tersebut merefleksikan filosofi Minangkabau, “duduk sama rendah, tegak sama tinggi.”

Semarak festival semakin terasa melalui pagelaran busana adat Minangkabau. Sejumlah Bundo Kandung tampil mengenakan beragam busana tradisional, mulai dari baju kurung basiba bernuansa merah muda dengan ornamen emas, busana pengantin lengkap dengan suntiang, hingga baju kurung khas Bundo Kandung.

Penampilan tersebut mendapat sambutan hangat dari ratusan undangan yang hadir. Selain menjadi pertunjukan budaya, pagelaran busana adat juga menjadi sarana memperkenalkan kekayaan tradisi Minangkabau kepada generasi muda.

“Melalui festival dan Makan Bajamba ini kami ingin menanamkan nilai-nilai adat Minang kepada generasi muda. Di rantau, kita tetap Minang. Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah,” ujar salah seorang panitia.

Penyelenggaraan Festival Budaya Nusantara di Gedung Juang 45 juga memiliki makna tersendiri. Gedung yang menjadi salah satu ruang bersejarah di Bekasi itu menjadi tempat bertemunya tradisi Minangkabau dengan ruang kebudayaan masyarakat yang lebih luas.

Bundo Kandung IKM Kabupaten Bekasi berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain menjaga identitas budaya, kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang silaturahmi dan memperkuat peran masyarakat Minang dalam kehidupan sosial dan kebudayaan di Kabupaten Bekasi.

Bagi masyarakat Minangkabau di perantauan, menjaga budaya bukan berarti menutup diri dari lingkungan. Sebaliknya, budaya menjadi jembatan untuk memperkenalkan nilai-nilai luhur daerah asal sekaligus memperkaya keragaman budaya Nusantara. (FR)