Mbminvestigasi.com

Cepat, Tepat Dan Akurat

Mbminvestigasi.com | Politik Uang Racun Demokrasi Masa Depan Pekon Jangan Di Tukar Dengan Uang Sehari

Politik Uang Racun Demokrasi Masa Depan Pekon Jangan Di Tukar Dengan Uang Sehari

Mbminvestigasi.com | Politik Uang Racun Demokrasi Masa Depan Pekon Jangan Di Tukar Dengan Uang Sehari

Politik Uang Racun Demokrasi Masa Depan Pekon Jangan Di Tukar Dengan Uang Sehari.

MBMINVESTIGASI.COM, *Pesisir Barat, 17 Oktober 2026* – Menjelang kontestasi pemilihan di tingkat Pekon di Kabupaten Pesisir Barat, DPC Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN) Pesisir Barat mengingatkan seluruh masyarakat untuk waspada terhadap bahaya laten Politik Uang (Money Politics).

Politik uang adalah racun paling mematikan bagi demokrasi. Ia tidak hanya merusak proses pemilihan, tapi juga merampas masa depan Pekon kita selama 6 tahun ke depan.

Ketua DPC ASWIN melalui Sekretaris ASWIN Pesisir Barat, *Hijrah Saputra*, menegaskan:

Jangan pernah tukar masa depan Pekon dengan uang sehari. Uang Rp 50 ribu, Rp 100 ribu, atau Rp 200 ribu akan habis dalam sehari, tapi pemimpin yang lahir dari politik uang akan menyengsarakan kita selama 6 tahun. Dia akan sibuk mengembalikan modal, bukan membangun Pekon.”

Tiga Bahaya Besar Politik Uang di Pekon:*

*1. Melahirkan Pemimpin Korup dan Tidak Amanah*
Pemimpin yang membeli suara rakyat dengan uang, pasti akan menjual kebijakan setelah terpilih. Proyek Pekon akan dikorupsi, Dana Desa akan diselewengkan, karena dia merasa rakyat sudah dibayar lunas saat pencoblosan.

*2. Mematikan Kader Pemimpin Terbaik*
Politik uang menutup pintu bagi calon-calon pemimpin muda yang jujur, cerdas, dan punya visi membangun Pekon, tapi tidak punya uang banyak. Akhirnya yang maju bukan yang terbaik, tapi yang terkaya.

*3. Merusak Mental dan Martabat Masyarakat*
Saat masyarakat mau menerima uang untuk memilih, secara tidak langsung kita sedang menggadaikan harga diri dan kedaulatan kita sendiri. Kita menjadi budak politik, bukan pemilik kedaulatan.

Untuk itu, DPC ASWIN Pesisir Barat mengajak:

*Kepada Masyarakat Pekon:* Tolak dan Lawan Politik Uang. Ambil uangnya boleh jika dipaksa, tapi jangan pilih orangnya jika dia tidak layak. Atau lebih terhormat, tolak secara terang-terangan. Laporkan!

*Kepada Para Calon Peratin:* Bertarunglah secara terhormat dengan gagasan, program kerja, dan rekam jejak. Yakinkan rakyat dengan visi membangun Pekon, bukan dengan serangan fajar.

*Kepada Aparat Pengawas (Panwas & Aparat Pekon):* Jangan tutup mata. Tegakkan aturan tanpa pandang bulu. Politik uang adalah kejahatan Pemilu.

> “Masa depan Pekon ada di ujung jari kita saat di bilik suara. Pilih dengan hati nurani, bukan karena isi amplop. Demi anak cucu kita, demi Pekon yang maju, makmur dan bermartabat.(Hijrah)