TNI Dukung Pembangunan Monumen 100 Tahun Gempa Padang Panjang: Sejarah Jadi Pelajaran Kesiapsiagaan

mbminvestigasi.com | TNI Dukung Pembangunan Monumen 100 Tahun Gempa Padang Panjang: Sejarah Jadi Pelajaran Kesiapsiagaan

mbminvestigasi.com Padang Panjang, 27 Juni 2026 – Komandan Distrik Militer 0307/Tanah Datar, Letnan Kolonel Artileri Hendriyana, S.Sos., M.M., turut hadir dan memimpin prosesi peletakan batu pertama pembangunan Monumen Peringatan Seabad Gempa Bumi Padang Panjang. Kegiatan bersejarah ini berlangsung khidmat di kawasan Amfiteater Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM), Jalan Bustanil Arifin S.H., Kelurahan Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, pada Sabtu.

Kehadiran jajaran komando militer setempat menjadi bentuk penghormatan TNI terhadap para korban bencana besar yang melanda wilayah ini satu abad silam, sekaligus bukti dukungan nyata terhadap langkah pemerintah daerah dalam menjaga ingatan bersama masyarakat. Turut menyaksikan acara tersebut Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat selaku perwakilan Wali Kota Padang Panjang, I Putu Venda, S.STP., M.Si., disertai tokoh agama, pemangku adat, serta perwakilan keluarga korban gempa tahun 1926.

mbminvestigasi.com | TNI Dukung Pembangunan Monumen 100 Tahun Gempa Padang Panjang: Sejarah Jadi Pelajaran Kesiapsiagaan

Dalam pesan yang disampaikan mewakili kepala daerah, I Putu Venda menegaskan bahwa bangunan yang akan didirikan bukan sekadar tugu peringatan biasa. Menurutnya, monumen ini adalah lambang ketangguhan dan bukti bagaimana masyarakat Padang Panjang mampu bangkit kembali setelah dihantam musibah besar.

“Gempa tahun 1926 meninggalkan jejak mendalam yang mengubah wajah kota ini selamanya. Lewat monumen ini, kami ingin generasi muda mengerti betapa dahsyatnya kekuatan alam saat itu, namun juga betapa kuatnya ikatan persaudaraan dan semangat gotong‑royong leluhur kita dalam membangun kembali tempat tinggalnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Letkol Arm Hendriyana menekankan bahwa sejarah bencana harus menjadi dasar memperkuat perlindungan di masa depan. Sebagai kekuatan pertahanan wilayah, Kodim 0307/Tanah Datar mendukung penuh gagasan ini karena nilai pelajaran yang terkandung di dalamnya.

“Bagi kami prajurit kewilayahan, monumen ini menjadi pengingat abadi bahwa alam memiliki kekuatan yang tak terukur. TNI siap terus bersinergi dengan pemerintah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam menyusun langkah‑langkah mitigasi. Kita tidak boleh melupakan peristiwa masa lalu, sebab dari sanalah kita belajar menjadi lebih siap dan tangguh,” ujarnya saat bersama unsur Forkopimda melakukan pemancangan tiang utama dan penekanan tombol tanda dimulainya pembangunan.

Suaidi Ahadi, Kepala Stasiun Geofisika Kelas I BMKG Padang Panjang, turut menilai kegiatan ini sangat relevan sebagai sarana pendidikan masyarakat. Menurutnya, upaya membangun monumen sekaligus menyebarluaskan kisah sejarah adalah bagian penting dari edukasi kebencanaan agar warga lebih paham risiko dan lebih siap menghadapi kemungkinan terjadinya gempa di masa mendatang.

Suasana beralih menjadi haru saat seluruh peserta bersatu dalam doa yang dipimpin tokoh agama setempat, mendoakan ketenangan jiwa para korban serta keselamatan dan perlindungan bagi seluruh warga Padang Panjang ke depannya.

mbminvestigasi.com | TNI Dukung Pembangunan Monumen 100 Tahun Gempa Padang Panjang: Sejarah Jadi Pelajaran Kesiapsiagaan

Pembangunan monumen ditargetkan selesai dalam waktu singkat. Nantinya, tempat ini diharapkan menjadi tujuan wisata yang menggabungkan nilai sejarah, budaya, serta pengetahuan tentang bencana alam, sekaligus memperkokoh citra Kota Padang Panjang sebagai wilayah yang tangguh dan berdaya bangkit tinggi.

(Pendim 0307/Tanah Datar)